Halo Sahabat OTO, apakah orang tua atau lansia di rumahmu sering buang air kecil dalam waktu berdekatan, terutama di malam hari? Kondisi ini mungkin terlihat sebagai bagian dari proses penuaan yang biasa. Namun, frekuensi buang air kecil yang terlalu sering bisa dipengaruhi oleh faktor medis dan biologis tertentu. Penting bagi kita sebagai caregiver untuk memahaminya, agar dapat memberikan perhatian dan penanganan yang tepat.
Apa Penyebab Lansia Sering Buang Air Kecil?
Seiring dengan bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan, termasuk sistem pada saluran kemih. Inilah beberapa alasan mengapa kandung kemih menjadi lebih “sensitif:
- Penurunan kapasitas kandung kemih. Saat usia bertambah, elastisitas otot kandung kemih berkurang dan menyebabkan tidak bisa menampung urin sebanyak dulu, sehingga sunyal “penuh” lebih cepat dikirim ke otak.
- Perubahan hormonal di malam hari. Pada usia muda, tubuh menghasilkan hormon antidiuretik yang berfungsi memperlambat produksi urin selama tidur. Namun, seiring bertambahnya usia, produksi hormon ini menurun. Akibatnya, ginjal tetap memproduksi urin pada malam hari, sehingga lansia lebih sering terbangun untuk buang air kecil, kondisi yang dikenal sebagai nocturia.
- Otot dasar panggul yang melemah. Otot-otot yang menahan urin agar tidak keluar bisa melemah karena faktor usia atau riwayat kesehatan tertentu. Hal ini membuat urin lebih mudah merembes, bahkan saat tertawa, batuk, atau bersin.
- Kondisi medis tertentu. Hal ini bisa menjadi penyebab sering buang air kecil. Misalnya, diabetes yang menyebabkan kadar gula darah tinggi sehingga menarik lebih banyak cairan untuk dikeluarkan, infeksi saluran kemih (ISK), serta pembesaran prostat pada pria yang dapat mengganggu fungsi saluran kemih.
Cara Mengatasi “beser” Pada Lansia
- Atur waktu minum. Pastikan lansia mendapat asupan air yang cukup. Janan kurangi drastis agar tidak mengalami dehidrasi. Namun, sebaiknya atur agar porsi minumnya lebih banyak di pagi dan siang hari, dan kurangi minum 2 jam sebelum tidur.
- Melakukan latihan otot panggul. Hal sederhana yang dapat membantu memperkuat otot-otot yang menopang kandung kemih jika dilakukan secara rutin.
- Memperhatikan gaya hidup. Salah satunya dengan menghindari jenis minuman berkafein, soda dan alkohol karena dapat meningkatkan buang air kecil.
- Gunakan popok yang tepat agar para lansia bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman. Karena itu OTO hadir sebagai solusi karena memiliki daya serap cepat, perlindungan anti bocor dan menggunakan bahan yang lembut.
Memahami bahwa sering buang air kecil adalah bagian dari perjalanan usia membantu kita untuk lebih sabar mendampingi orang tua. Dengan penanganan yang tepat dan dukungan kenyamanan dari OTO Popok Dewasa, lansia tetap bisa menjalani masa tua dengan bugar, bahagia, dan bebas dari rasa cemas.

