Bukan Asal Coret, Ini Manfaat Journaling Buat Lansia & Caregiver

Menjalani hari-hari merawat orang tua atau menjadi lansia yang ingin tetap sehat jiwa dan raga, itu bukan perkara sepele, Sahabat OTO. Banyak hal yang harus dipikirkan, dijaga, dan dirawat, jadi nggak cuma fisik tapi juga emosi. Nah, salah satu cara simpel tapi berdampak besar buat menjaga kesehatan mental adalah dengan journaling alias menulis jurnal harian.

Bukan cuma buat anak muda yang lagi healing atau cari jati diri, journaling juga punya segudang manfaat buat para lansia dan caregiver. Aktivitas ini bisa jadi pelarian sehat, media refleksi diri, bahkan alat komunikasi yang jujur antara perasaan dan pikiran.

1. Journaling Bantu Lansia Tetap “Terhubung” dengan Diri Sendiri

Buat para lansia, sering kali hari-hari terasa sunyi atau monoton. Nah, dengan menulis jurnal, mereka bisa menuangkan isi hati, mengingat kembali momen-momen indah, atau sekadar mencurahkan pikiran yang mengganggu. Ini bisa membantu mereka merasa lebih “hidup” dan tetap punya ruang ekspresi yang sehat.

Nggak harus panjang-panjang kok, cukup 5–10 menit setiap pagi atau malam. Bahkan bisa ditulis dalam bentuk puisi, cerita pendek, atau sekadar poin-poin yang dirasakan hari itu. Konsistensi lebih penting daripada estetika.

2. Caregiver Juga Perlu Healing, dan Journaling Salah Satu Jalannya

Buat kamu yang jadi caregiver entah anak, cucu, perawat, atau siapa pun yang peduli dan merawat lansia, capek mental itu real. Kadang ada perasaan bersalah, lelah, dan bingung sendiri. Di sinilah journaling bisa jadi teman curhat paling aman.

Dengan menulis, kamu bisa mengurai benang kusut di kepala, refleksi diri, dan memahami batasan serta kebutuhanmu sendiri. Ini penting banget biar kamu nggak burnout dan tetap bisa kasih yang terbaik buat orang tua tercinta.

3. Tingkatkan Kesehatan Mental dan Daya Ingat

Banyak penelitian bilang kalau journaling secara rutin bisa bantu mengurangi stres, kecemasan, bahkan depresi ringan. Buat lansia, ini juga membantu menjaga daya ingat karena otak terus diajak berpikir aktif.

Dengan menuliskan rutinitas, perasaan, atau kenangan, otak lansia tetap dilatih untuk mengingat, mengorganisir informasi, dan bahkan bisa mengasah kreativitas. Siapa tahu, dari journaling bisa lahir puisi atau cerita yang layak dibukukan?

4. Jurnal = Catatan Berharga Buat Keluarga

Jurnal yang ditulis hari ini bisa jadi warisan berharga besok. Nggak cuma buat dikenang, tapi juga jadi pengingat akan perjalanan hidup, nilai-nilai keluarga, dan cerita personal yang penuh makna. Ini juga bisa bantu caregiver memahami emosi lansia dari sudut pandang mereka sendiri.

Sahabat OTO, journaling bukan cuma aktivitas menulis, tapi bentuk perhatian dan perawatan terhadap diri sendiri dan orang-orang tercinta. Baik kamu yang sedang merawat orang tua, maupun lansia yang ingin tetap aktif secara mental, journaling bisa jadi langkah kecil dengan dampak besar.

Dan pastinya, selama proses merawat ini, jangan lupa lengkapi juga kebutuhan harian dengan produk terbaik dari OTO Diapers. Nyaman, lembut, dan terpercaya, OTO siap jadi support system kamu setiap hari. Yuk, mulai kebiasaan baik hari ini. Ambil pena, buka jurnal, dan mulai menulis dari hati.

Keranjang Belanja