Pernah merasa ingin checkout sesuatu setelah menjalani hari yang melelahkan? Atau tiba-tiba membeli makanan, pakaian, skincare, atau barang lain karena merasa pantas mendapatkan hadiah? Kebiasaan tersebut berkaitan dengan fenomena yang sering disebut doom spending.
Apa Itu Doom Spending?
Doom spending merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan perilaku belanja sebagai respons terhadap perasaan negatif atau kekhawatiran terhadap kondisi masa depan. Dalam pembahasan mengenai finansial Gen Z di Indonesia, fenomena ini menjadi salah satu pola konsumsi yang mendapat perhatian.
Kenapa Belanja Bisa Terasa Menyenangkan?
Membeli sesuatu dapat memberikan rasa puas dalam jangka pendek. Masalahnya muncul jika belanja menjadi cara utama untuk menghadapi stres atau emosi negatif. Jika dilakukan terlalu sering, kebiasaan tersebut dapat membuat pengeluaran meningkat tanpa disadari.
Media Sosial Ikut Berpengaruh
Konten shopping, haul, rekomendasi produk, dan flash sale membuat seseorang terus melihat barang yang sebenarnya tidak direncanakan untuk dibeli. Algoritma kemudian mempelajari minat pengguna dan kembali menampilkan konten serupa. Akibatnya, keinginan membeli dapat muncul bahkan ketika seseorang awalnya tidak berniat berbelanja.
Cara Mengurangi Belanja Impulsif
Cobalah memberikan jeda sebelum membeli sesuatu. Jika melihat barang yang menarik, masukkan terlebih dahulu ke wishlist dan tunggu beberapa hari. Tanyakan pada diri sendiri apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya ingin dibeli karena sedang mencari hiburan.
Prioritaskan Kebutuhan
Self-reward tetap boleh dilakukan. Namun, kebutuhan utama harus mendapatkan prioritas. Kebutuhan rumah tangga dan keluarga, misalnya, perlu disiapkan secara rutin. Untuk kebutuhan perawatan anggota keluarga, kamu bisa membeli OTO Popok Dewasa sesuai kebutuhan.
Doom spending menunjukkan hubungan antara kondisi emosional dan kebiasaan konsumsi. Belanja bukan sesuatu yang harus dihindari sepenuhnya. Yang penting adalah mengetahui kapan pembelian dilakukan karena kebutuhan dan kapan pembelian hanya menjadi respons terhadap emosi.
Daripada membeli barang secara impulsif, prioritaskan produk yang memang dibutuhkan sehari-hari. Salah satunya adalah perlengkapan perawatan untuk anggota keluarga yang membutuhkan. OTO Popok Dewasa dapat menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Yuk, beli OTO Popok Dewasa sekarang dan jadikan setiap pengeluaran lebih berarti untuk kebutuhan orang tersayang.

