Bagi banyak orang, , memasuki usia lanjut sering kali identik dengan mengurangi aktivitas fisik dan menganggap bahwa tubuh sudah waktunya untuk “beristirahat”. Namun, Joaahanna Quass membuktikan sebaliknya. Perempuan yang lahir pada November 1925 asal Jerman ini justru masih mampu melakukan gerakan gimnastik seperti handstand, jungkir balik, hingga beraksi di palang sejajar dengan sangat tangkas.
Bahkan namanya tercatat dalam Guinness World Records pada tahun 2012 sebagai pesenam tertua di dunia yang masih aktif ketika ia berusia 86 tahun. Kisahnya adalah bukti nyata bahwausia bukanlah batas untuk tetap aktif dan kuat. Ia pun bercerita bahwa “Aku tetap aktif di gimnastik supaya tidak mudah sakit dan terjatuh.”
Tentu saja kekuatan Quaas tidak ia dapatkan secara instant. Sejak usia muda, Quaas sudah menekuni olahraga senam, hingga berkarir sebagai guru pendidikan jasmani di salah satu sekolah di Jerman. Ia percaya bahwa tubuh adalah aset yang harus terus diasah. Lalu, apa yang membuat Johanna tetap hebat di usia 100 tahun?
- Konsisten latihan. Quaas tidak pernah berhenti bergerak. Karena baginya jika ia berhenti bergerak bisa menjadi awal dari kerapuhan.
- Menjaga pola makan. Dia selalu memastikan untuk tidak makan terlalu banyak atau terlalu sedikit, yang terpenting konsumsi banyak sayuran. Dengan tubuh yang sehat, ia bisa dengan lincak melakukan berbagai gerakan gimnastik yang memukau.
- Mempunyai tujuan hidup. Ia menjaga rasa bahagia dan tetap semangat sebagai tujuan hidupnya dan inilah yang membuatnya tetap berenergy dan selalu antusias meski sudah lanjut usia.
Johanna Quaas juga memberikan nasihat generasi muda untuk menemukan olahraga yang sesuai dan menekuninya secara konsisten demi menjaga kesehatan tubuh. Sosoknya menjadi inspirasi lintas generasi, karena ia mengajarkan bahwa tidak ada kata terlambat untuk tetap aktif dan menjalani hari dengan penuh semangat. Melalui keberanian Quaas yang mendobrak batasan usia, ia membuktikan bahwa masa senja pun bisa dijalani dengan penih kemandirian dan rasa percaya diri.

